Puan
Ketika ia berbicara soal denial atas puan
Puan itu mengendur dan kembali mengingat sambil melihat matahari
Sebaik-baiknya keputusan soal penerimaan sudah ia jadikan pilihan
Sejak ia menanggalkan sebagian tatapan matanya di kota lain
Puan hanya ingin menepati janjinya pada udara dini hari kala itu
Ada yang harus direlakan untuk sebuah kebaikan
Menerka-nerka tanda tanya masa depan
Jua masih menggantung di kepalanya
Puan berkata,
"Aku tak ingin menyulitkan, aku mandiri atas diriku sendiri."
Matahari pergi, tetiba awan mendung terlalu gelap.
Yogyakarta, 18 Februari 2016


Komentar
Posting Komentar