Tragedi Minggu Pagi
Gelap, suara napas, dan segala angin berputar
kecupan hingga titik maksimal
percakapan dari ke sana hingga ke mari
dini hari dan dua orang tengah berlari-lari
seorang berdiam diri, seorang tak tahan lagi
***
"kau ingin menjadi masa laluku atau semestaku saat ini?"
***
?
***
tak ada yang benar-benar pergi
sebab naluri tidak hanya sekecil titik
ayam berkokok
mereka masih juga berpelukan di pagi hari
menanggalkan kecemasan yang telah ditanam berhari-hari
Yogyakarta, 31 Januari 2016


Komentar
Posting Komentar