Perempuan, perasaan, harapan.
Perempuan.
Perasaan.
Harapan.
Menyatu padu dengan kenyataan.
Kian matang, kian banyak perencanaan.
Banyak kalimat-kalimat menuju kehidupan selaras kebahagiaan.
Misalnya seperti ini,
"Saya ingin,
dia bak burung elang dengan sejumlah petualang selalu kembali pulang pada sangkarnya. Iya itu saya."
"Saya ingin,
dia yang bermata elang, penuh ambisi dan keinginan sepadan selalu teduh dengan kenyataan. Iya, ketika melihat mata saya."
"Saya ingin,
dia elang berpundak tegak menopang berbagai persoalan selalu merebahkan pelukan dengan nyaman. Iya, ketika mendekap melepas penuh peluh."
"Saya ingin,
dia dengan paruhnya yang kuat selalu menciptakan bahagia sederhana dengan senyum dan kata-katanya. Iya, misalnya menyukai dan menerima utuh kita, pun saya di hadapannya."
"Saya ingin,
dia dengan sayapnya satu persatu selalu melindungi hubungan dua arah yang menggenapkan. Iya, melindungi saya yang kian melengkapi rusuknya."
"Saya terlalu ingin...."
Apakah itu perempuan?
Apakah itu perasaan?
Apakah itu harapan?
Kalau iya perempuan, perasaan, dan harapan, maka itu saya.
Perasaan.
Harapan.
Menyatu padu dengan kenyataan.
Kian matang, kian banyak perencanaan.
Banyak kalimat-kalimat menuju kehidupan selaras kebahagiaan.
Misalnya seperti ini,
"Saya ingin,
dia bak burung elang dengan sejumlah petualang selalu kembali pulang pada sangkarnya. Iya itu saya."
"Saya ingin,
dia yang bermata elang, penuh ambisi dan keinginan sepadan selalu teduh dengan kenyataan. Iya, ketika melihat mata saya."
"Saya ingin,
dia elang berpundak tegak menopang berbagai persoalan selalu merebahkan pelukan dengan nyaman. Iya, ketika mendekap melepas penuh peluh."
"Saya ingin,
dia dengan paruhnya yang kuat selalu menciptakan bahagia sederhana dengan senyum dan kata-katanya. Iya, misalnya menyukai dan menerima utuh kita, pun saya di hadapannya."
"Saya ingin,
dia dengan sayapnya satu persatu selalu melindungi hubungan dua arah yang menggenapkan. Iya, melindungi saya yang kian melengkapi rusuknya."
"Saya terlalu ingin...."
Apakah itu perempuan?
Apakah itu perasaan?
Apakah itu harapan?
Kalau iya perempuan, perasaan, dan harapan, maka itu saya.


Komentar
Posting Komentar