Lagi-lagi kelebihan ekspektasi

"Saya terlalu khawatir dengan diri sendiri..
bahkan lebih khawatir daripada orang-orang yang kian tak peduli.
Saya sudah terlalu jauh menikmati.
Bernama berlebih-lebihan ekspektasi tak sadar diri.
Lagi-lagi persoalan hati?
Tak lelahkah berkali-kali mati tertabrak diri sendiri
Saya ingat betul adanya kesalahan karena tidak berkomunikasi
Sini asik berekspektasi, sana hanya bicara dalam hati
Sini sudah ketawa-tiwi dengan rencananya sendiri
Sana tidak menuju arah sini, beda tujuan hati
Sini sudah tahu kalau tidak dituju lagi
Sini merasakan sesak dan sepi
Sini hanya meratapi
Sini mulai merasa mati
Sini mau pergi
Sini tidak ada lagi.
Lalu sana apa kabar lagi?
Sana akan selalu bahagia nanti."

Cerita perempuan malam itu, kala hujan turun menitik.
Juga soal perasaannya, ia pun menitik.

Komentar

  1. Apalagi patah hati, banyak banget karya-karya monumental yang berasal dari proses sakit hati. Mari terus patah hati!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer