tak menemui diri
waktu bagian sore selalu sesederhana itu untuk dinikmati
barang beberapa menit atau berpuluh-puluh menit
menanti menepi bagi diri sendiri
menengadah langit atas hati yang tak lagi bisa dipahami diri
sekiranya beberapa jumlah burung berpulang
satu, dua, tiga,.. hingga hitungan ke empat belas
mereka bersama dan mereka saling berpulang
ada yang diam dengan kekosongan
tanpa meracau berkicau serupa seperti mereka namun berbeda
yang diam tak bersuara karena keadaan membuatnya membungkam
mereka tak bersuara karena tenang bersama menuju hangatnya malam
diam menunggu sesuatu yang memang bukan sesuatu
ketidakpastian dari kekosongan berwarna gelap abu-abu
yang diam terburu-buru hingga membiru
jalan pulang sungguh semu, pun keberadaan ibu
tangga ke satu,....hingga terakhir hitungan ke empat belas
genggam tangan menutup pintu
pulang juga tak ditemui pada beberapa kamu
mungkin memang hidup tak pernah hidup
seperti malam yang tak lagi berganti pagi
sebab matahari telah mati
tak menemui Gusti
juga tak menemui diri


Komentar
Posting Komentar