Surat kaleng dengan doa.

Hai, Dil.
Apa kabar?
Rasanya sudah lama betul aku tidak memeluk erat dirimu
Persoalan bahagia ataupun duka.
Bagaimana hidupmu?sudah bahagia atau belum juga mencapainya?
Pada hitungan tahun ke dua puluh umurmu,
belum berhenti berdoa kan?
belum juga berhenti berharap dikabulkan kan?
Aku belum juga genap utuh dapat melepaskan ikatan pikiran denganmu
Aku masih setia menganggap diriku sebagai orang yang selalu berada di dekatmu
Sejauh-jauhnya jarak dengan tetap mengamati bahwa kamu tetap baik-baik saja.
Sejumlah doa aku tunaikan dalam jiwa.
Semoga kamu kian utuh pada tahun ke dua puluh.
Lalu doa yang ditunaikan sebelumnya pun ikut terkabul.
Amin.
I love you, Dil.



8 Juni 2014, 15.00
Yogyakarta



Komentar

Postingan Populer