sebuah janji.

bagaimana bisa memungkiri keadaan yang senyatanya
berkali-kali di anggap aneh dengan orang lain
"ini duniaku! ini duniaku!"
berkata sambil menjerit hampir menangis
menunjuk geram dengan telunjuk kepada mereka 
"dunia apa yang kau maksud?dunia imajinasimu?"
mereka berucap sambil tertawa lepas
nyatanya terdiskriminasi perlahan dan meluas
tanpa batas.
sudah terbiasa berteman sunyi yang perlahan disuka
perlahan bunyinya merdu,
masih tetap percaya dia datang dengan tubuhnya
tubuh beraroma khas baunya
kemudian memeluk erat berisyarat menjaga
lekat-lekat takkan pergi perihal raga
utamanya jiwa yang selalu hangat
lalu berkata..
"semua akan baik-baik saja, tetaplah tenang."

Komentar

Postingan Populer