selalu kembali.


Rasanya semua sudah terlampau biasa
Atau bernama lain hambar
Terbiasa sendiri, sepi, dan terlalu hening
Sampai kaku yang menjebak dengan asumsi berliku-liku
Diam tak bersuara tapi berbahaya
Terancam dengan asumsi yang berputar-putar
Asumsi ini mengarah kepada hal menyeramkan
Menyeramkan lalu membutuhkan pelukan
Pelukan bermakna apapun..
Membutuhkan ketenangan..
Rasanya percuma kalau berimaji sampai berasumsi
Yang dirasa hanya bisa diam lalu mengelus dada
Mengelus dada lalu diam lagi dikemudian
Lalu apa yang berubah?
Hanya waktu yang berubah karena tak bisa berhenti.


Komentar

Postingan Populer